PPKM

PPKM

7 July 2021 Cerita 0

Pemerintah tanggal 3 Juli kemarin memberlakukan PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat khusus untuk wilayah Jawa dan Bali. Tujuan dari kebijakan ini sebenarnya adalah buat menekan angka positif covid-19, ya memang karena berdasarkan data, kasus covid-19 semakin naik. Per hari ini saja, tanggal 7 Juli 2021, angka positif di Indonesia bertambah lebih dari 31 RIBU/HARI. Angka ini lagi-lagi kembali menjadi pemecah rekor positif dalam sehari. Langkah PPKM ini adalah langkah yang tepat.

Pusat-pusat perbelanjaan, warung-warung tutup lebih cepat. Pekerja kembali lagi ke wfh dan pelajar kembali lagi bersekolah online. Sebagain mahasiswa di bulan-bulan sekarang adalah masa liburan semester, sehingga tidak terlalu berpengaruh. Tapi, sebagian lagi mereka masih berkuliah dan menjelang Ujian Akhir Semester. Sebagian lagi, mereka para mahasiswa-mahasiswa semester akhir mulai menjalankan KKN, ada yang online dan ada yang offline. Selain itu, mereka para mahasiswa akhir juga menjalani masa skripsian. Butuh ke lapangan buat ambil data.

Berbagai ruas jalan di kota-kota besar dan kota-kota yang termasuk zona merah ditutup jalanannya. Wisata pun ikut ditutup agar tidak ada kerumunan didalamnya. Oh iya, anak-anak sekolah juga mereka berada di penghujung libur kenaikan kelas. Bulan-bulan sekarang juga adalah bulan-bulan dimana biasanya banyak yang berwisata.

Keputusan PPKM ini bagi sebagian orang mungkin menyayangkan, karena ada dari mereka yang kehilangan pekerjaan karena tempat mereka bekerja tutup atau tutup lebih awal, sehingga hanya butuh 1 shift kerja saja (semisal tempat kerjanya ada 2 shift). Tapi, seharusnya pemerintah sudah memikirkan hal itu dan menyiapkan dana untuk menghadapinya agar roda perekonomian tetap berjalan.

Kenapa cuma di Jawa dan Bali? Ya karena di pulau besar ini kasus positif yang meningkatnya parah. Hampir sebagian besar daerah zona merah. Langkah ini adalah upaya dan usaha pemerintah untuk menekan kasus covid-19 di Indonesia. Akan tetapi, hal ini tidak berjalan dengan perilaku masyarakat. Masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan, menganggap kalau covid-19 tidak ada dan bepergian terus tanpa memiliki tujuan yang jelas, seperti admin ini.

Aneh memang, masyarakat kalau dipaksa gini nanti protes, tapi kalau gak dipaksa akan bertindak semaunya dan tidak menyukseskan program pemerintah. Program vaksin pun juga dilakukan pemerintah dengan sangat intens sebagai usaha pemerintah untuk membentuk herd immunity. Kalau ada program vaksin seperti ini langsung saja diambil, jangan dipikir panjang lebar. Admin pernah baca di sosial media seperti ini “Pemerintah sudah menyediakan fasilitas vaksin gratis, tapi masih mau gak memanfaatkan. Nanti kalau sewaktu-waktu bukti vaksin ini menjadi suatu syarat untuk melakukan suatu hal, pada bingung. Nanti kalau pada kena covid-19 marah-marah karena rumah sakit penuh.” Semua vaksin sama saja, tapi masih ada beberapa masyarakat yang mencari vaksin tertentu karean memiliki keefektifan yang lebih tinggi. Tapi kalau kata dr. TIrta “Vaksin terbaik itu adalah vaksin yang sesegera mungkin kita lakukan. Jenis dan merek gak pengaruh. Semakin kita lebih cepat vaksin, semakin baik.” Syarat vaksin ini diwaktu mendatang bakal jadi syarat bepergian dan sudah terbukti disaat PPKM ini. syarat vaksin dan bukti negative dari covid-19 adalah hal yang wajib.

Semua orang memang punya pendapat masing-masing. Kita pun tidak boleh melarang berbagai aktivitas dan keperluan mereka. Tapi kalo bisa ya kita sama-sama menyukseskan program pemerintah untuk menekan angka positif covid-19. Hampir tiap jam admin denger suara ambulan dari kejauhan, karena tempat tinggal admin dekat dengan jalan utama. Hampir tiap pasti mendengar. Bahkan sejam saja bisa lebih dari 3 kali kalo siang.

Katanya kita pengen kuliah tatap muka lagi, sekolah tatap muka lagi, kerja bisa di kantor lagi dan bisa bebas bepergian nonton konser, bioskop, dan liburan dengan bebas lagi. Tapi, ya masih banyak aja yang melanggar protokol kesehatan demi kepentingan pribadi (termasuk admin juga). Admin pingin semuanya itu bisa normal kembali seperti dulu, bisa dengan bebas bepergian. Tapi, untuk mencapai semua itu ya kita perlu kerjasama buat menekan angka covid ini. Kalo ada kesempatan ambil saja. Jangan ditunda-tunda. Kalo ada himbauan untuk tidak keluar rumah dulu karena hal yang penting, mari kita sama-sama lakukan. Setidaknya selama masa PPKM ini.

Bagi pembaca yang berada di luar Jawa dan Bali, mari kita tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Mari kita bersama-sama mengurangi aktivitas kita diluar rumah kalo tidak benar-benar penting. Mari kita buat Indonesia bisa normal kembali kehidupannya sebelum covid ini. Pasti kita pingin seperti orang-orang eropa yang nonton EURO gak pake master (ya meskipun ada beberapa yang ditegur karena membuat lonjakan kasus positif lagi), pasti kita pingin kayak Singapura yang warga udah nganggap covid itu kayak flu biasa dan masyarakat sudah gak pada pake masker. Pasti, pasti kita pingin termasuk admin juga.

Maka dari itu, mari kita sukseskan dan manfaatkan kesempatan untuk vaksin mumpung gratis, mari kita sukseskan program PPKM ini dan kendalikan sebentar hawa nafsu kita. Semoga, kita dapat terbebas dari kasus covid-19 dan dapat hidup dengan normal kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *